Aku Berpikir Maka Aku Ada

Cogito Ergo Sum! (aku berpikir maka aku ada)

21 Oct
Di post ini saya mencoba berbagi tentang pemikiran (atau p3ncari4n jati d1r1?atau ke-gilaan?) seorang kawan. Diantara sekian banyak sms kategori gak jelas yang saya terima, sms gak jelas dari dia ini yang paling menggelitik saya. Alih-alih sebal seperti kebanyakan orang yg menerima sms serupa, saya mencoba menerima sms kawan ini dari sudut pandang yang sedikit berbeda. Menganggap smsnya lucu?hmm, mungkin iya. Atau karena sedikit banyak saya merasakan ada kemiripin diantara kami?bisa jadi :) .
Semua sms di tulis ulang dengan seijin kawan saya ini. Tulisan miring (italic) adalah dari dia. Normal style font adalah balasan saya.
Enjoy :)
29 September 2011 10:32 PM
“Menurutmu orang-orang Partai Hati Nurani Rakyat sudah tahu atau belum kalau sepertinya pemain film Laskar Pelangi tidak terlalu suka dengan Partai Hati Nurani Rakyat karena orang-orang Partai Hati Nurani Rakyat yang laki-laki punya hobi megang-megang perut seperti perempuan lagi hamil?”
Saya kaget. Hahaha. Sebenernya sebal sekali menerima sms beginian menjelang tengah malam. Tapi untung saja waktu itu saya memilih tindakan yang lebih manusiawi : membalas dengan responsif.
“Haha, sepertinya belum tau. Gimana kalo kamu kasih tau?”
“Malas.”
Doeng! Saya cegek (shock, red). Hahaha. See?unik bukan?

14 October 2011 07:31 PM
Aku sedang membutuhkan nomer telpon genggam seorang filsuf Arab Saudi yang menurutmu dapat diterima oleh bangsa apapun, suku apapun, dan agama apapun yang ada didunia, dan yang jelas manusia itu masih hidup dan dapat berbahasa Indonesia secara lisan, kemudian ketika kukirimi pesan yang isinya hanyalah nama awal saya, manusia tersebut akan langsung menelepon saya”
Het is voor de voortgang van ons land!”  (Untuk kemajuan negara kita!, bahasa Belanda, red)
“Ga punya ane bro. Btw, apaan nih?mantra enteng jodoh bukan?”
“Reitero mais uma vez, eu digo isso para a melhoria do nosso pais” (Saya tegaskan sekali lagi, saya katakan ini untuk kemajuan negara kita, bahasa Portugis, red)
“Serius iki, cogito ergo sum!”
What? I don’t understand.”
What? I don’t understand.”
Hari itu, saya tidak lagi balas smsnya. Belakangan saya ketahui, dia sedang mengalami gejala “ketidak sukaan” terhadap bahasa Jawa. Ketika saya tanya alasannya tentu saja : tidak ada alasan :)
18 October 2011 03:27 PM
Menurutmu di Indonesia orang-orang/pemuka-pemuka agama apa yang ingin agar aku menjadi bodoh?Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, atau Kong Hu Cu?”
“Tidak ada bro. Semoga”
“Iya ya!karena kalau ada, kurasa solusinya hanya satu. Aku pindah keluar negeri.”
“Saat ini yang kupikirkan mengenai hal tersebut adalah peribahasa sedia payung sebelum hujan, yang artinya kira-kira adalah mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan sebelum hal itu terjadi. Kalau dalam kasusku, atau dalam pertanyaanku yang tadi itu, maksudnya adalah mengatisipasi sesuatu hal sebelum hal itu terbukti, ya!”
“Emang di luar negeri beda sama sini bro?”
Sms hari itu pun berakhir.
20 October 2011 08:46 PM
blabla.blabla.com”
Opo iki?
What? I don’t understand. Use the correct Indonesian languange please!”
What? I don’t understand. Use the correct Indonesian languange please!”
“Kurwa!” (Maaf, ini kata-kata umpatan dari bahasa Polish, sangat familiar digunakan expat Polish ditempat saya bekerja. Hanya digunakan untuk sapaan teman-teman akrab. Fungsinya sama seperti C*k dalam bahasa Jawa dialek Suroboyoan)
“Kau tahu apa itu Wawasan Nusantara?Dikalangan orang-orang yang kurang berpihak kepada Presiden Republik Indonesia yang kedua, ada selentingan kabar yang kalau tidak salah mengatakan bahwa Wawasan Nusantara adalah satu andalan Presiden Republik Indonesia yang kedua. Mengenai hal tersebut benar atau tidak, andalan dalam hal apa, saya tidak tahu. Yang saya tahu, walaupun seorang penyanyi terkenal sekelas Bob Dylan, yang mempopulerkan lagu yang berjudul Blowin’ In The Wind telah memberitahukan disitus web resminya kalau pada tanggal 6 Oktober 2011 dia akan mengadakan acara yang sepertinya akan sangat asyik dan menyenangkan di kota Dublin, negara Irlandia, saya tidak ada disana”
Saya bengong sambil berpikir..Jadi teringat gaya menulis Buya Hamka..
Kalau saya ini adalah orang Indonesia, saya pikir saya adalah orang yang paling tolol di Indonesia. Sangat tidak pantas untuk menjadi politisi, apalagi guru sejarah. Menurutmu saya ini orang Indonesia atau bukan?”
“Apa itu orang Indonesia?”
Well, itu sms terakhir saya. Belum terjawab :)
Last updated 21-10-2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini